Apa kabar siswa-siswi SMK Negeri 1 Kedawung, khususnya kalian yang jago banget mengubah bahan mentah jadi makanan lezat di jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP)?
Biasanya, senjata andalan kalian itu oven, mixer, atau pisau, kan? Nah, hari ini Pak Guru mau ngenalin "senjata" baru yang nggak kalah tajam buat masa depan kalian. Namanya: Literasi Digital.
Bayangkan begini: Kalian jago bikin roti yang super enak. Tapi, kalau rotinya cuma ditaruh di meja praktek, siapa yang tahu? Paling cuma teman sekelas dan guru pembimbing. Nah, Literasi Digital itu ibarat etalase toko dan kurir yang bisa bikin roti kalian dikenal (dan dibeli) satu Indonesia!
Yuk, kita bahas gimana caranya anak APHP bisa "memasak" konten digital yang sedap dipandang dan gurih informasinya!
1. Koding: Bukan Cuma Soal Komputer, Ini Soal "Resep"
"Waduh Pak, saya masuk APHP biar nggak ketemu matematika dan komputer, kok malah disuruh koding?"
Eits, jangan alergi dulu. Di dunia digital, Koding itu mirip banget sama nulis Resep Standar (SOP).
Kalau di resep ada takaran (500gr terigu, 2 butir telur), di koding ada syntax.
Kalau urutannya salah, kuenya bantat. Kalau kodenya salah, web-nya error. Sama aja, kan?
Contoh Koding buat Anak APHP:
Website "Bakery" Sendiri: Daripada cuma jualan lewat status WA, bayangkan kalian bikin landing page sederhana (pakai HTML dasar). Di situ ada katalog produk hasil praktek kalian.
Label Kemasan Pintar (QR Code): Kalian bisa bikin kode sederhana yang kalau di-scan di kemasan "Susu Kedelai APHP", langsung muncul video proses pembuatannya. Konsumen jadi percaya kalau produk kalian higienis!
Infografis Gizi: Menggunakan logika pemrograman visual untuk membuat kalkulator gizi sederhana. Masukkan nama kue, keluar jumlah kalorinya. Keren, kan?
2. AI (Kecerdasan Buatan): "Mixer Turbo" Kalian
Zaman dulu ngaduk adonan pakai tangan, capek dan lama. Terus muncul Mixer, kerjaan jadi cepat. Nah, AI (Artificial Intelligence) itu adalah "Mixer" untuk konten kalian. Dia nggak menggantikan chef-nya (kalian), tapi bikin kerjaan lebih cepat dan rapi.
Cara Pakai AI di APHP:
Cari Ide Varian Baru: Bingung mau inovasi produk apa?
Tanya ChatGPT: "Berikan 5 ide olahan mangga kekinian yang awet dikemas untuk tugas akhir SMK."
Bikin Logo & Kemasan: Produk enak tapi kemasan polos? Kurang menarik! Gunakan AI image generator buat cari inspirasi desain stiker kemasan yang eye-catching.
Copywriting yang "Nendang": Punya foto Roti Manis yang cantik, tapi bingung nulis caption?
Prompt AI: "Buatkan caption Instagram yang menggugah selera untuk produk Roti Manis isi Coklat Lumer buatan siswa SMK, target pembeli anak sekolah."
Editing Video: Habis rekam proses filleting ikan tapi videonya gelap? AI di aplikasi editing bisa otomatis menerangkan video kalian biar kelihatan profesional.
3. Etika & Strategi Diseminasi: Jangan Jualan "Makanan Basi"
Di APHP, kita diajarkan soal Keamanan Pangan (Food Safety). Nggak boleh jual makanan kadaluarsa atau beracun. Di dunia digital juga sama!
Etika Diseminasi (Penyebaran):
Anti Hoaks (Cek Lab Dulu): Jangan nyebarin info kesehatan yang belum jelas. Contoh: "Minum air jeruk nipis murni bisa menyembuhkan segala penyakit". Cek dulu fakta ilmiahnya sebelum posting.
Hak Cipta (Resep Rahasia): Jangan comot foto kue orang lain di Google terus diklaim buatan sendiri. Itu sama saja kayak maling resep. Pakai foto asli hasil praktek kalian, biarpun sederhana tapi jujur!
Strategi Penyebaran:
Sesuaikan "kemasan" konten dengan pelanggannya:
TikTok/Reels: Video pendek proses pengovenan yang satisfying (memuaskan mata). Kasih musik yang lagi trending.
Blog/Web: Artikel detail tentang "Manfaat Yoghurt Buatan Sendiri".
WhatsApp: Katalog promo mingguan buat guru dan wali murid.
Studi Kasus: Jurusan APHP SMKN 1 Kedawung "Go Online"
Mari kita lihat contoh nyata yang bisa dilakukan teman-teman di APHP SMKN 1 Kedawung:
Skenario: Siswa sedang praktek materi Pengolahan Diversifikasi Hasil Nabati (misal: Pembuatan Selai Nanas).
Produksi (The Cooking & Coding):
Sambil mengaduk selai, satu siswa merekam video close-up tekstur selai yang mulai mengental. Siswa lain menyiapkan linktree atau halaman web sederhana yang berisi daftar harga dan manfaat nanas.Optimasi (The AI Touch):
Video diedit. Suara bising kompor diredam pakai fitur Noise Reduction (AI). Karena bingung kasih judul video, mereka tanya AI dan dapat judul: "Rahasia Selai Nanas Emas: Manis Alami Tanpa Pengawet!"Diseminasi (The Serving):
Konten diupload pas jam istirahat atau jam pulang kerja (Prime Time). Di deskripsi, dicantumkan: "Produk asli praktek siswa APHP SMK Nike. Higienis, Halal, dan Tanpa Pemanis Buatan."
Hasilnya?
Produk laris manis dipesan guru-guru, dan kalian punya portofolio digital yang membuktikan kalian bukan cuma bisa masak, tapi juga jago jualan dan teknologi!
Penutup: Jadilah "Chef" Digital!
Dunia industri pangan sekarang butuh orang yang ngerti teknologi. Pabrik-pabrik besar sudah pakai robot dan sistem komputer. Kalau kalian, siswa APHP SMKN 1 Kedawung, sudah melek digital sejak sekolah, kalian bakal jadi rebutan HRD!
Ingat, adonan yang bagus butuh waktu untuk mengembang. Begitu juga skill digital kalian. Mulai dari yang kecil, mulai dari sekarang.
Gimana Sobat APHP?
Tertarik buat bikin video resep atau website produk kalian sendiri? Atau punya pengalaman seru pas jualan produk praktek?
👇 Yuk, cerita di kolom komentar! Pak Guru pengen tahu ide-ide kreatif kalian.
Jangan lupa juga mampir ke postingan Pak Guru yang lain di blog ini ya.
Salam Gurih, Salam SMK Bisa!

bagus banget
BalasHapusWAHHH AMAZING
BalasHapusWOW KERENNNNN
BalasHapusBAGUS BANGET
BalasHapusBAGUS
BalasHapusBAGUSSS
BalasHapusBAGUSSS
BalasHapusbagusss
BalasHapusBAGUS BANGET
BalasHapuskeren bgt, jgn lupa mampir
BalasHapuskeren
BalasHapusKEREN BANGET
BalasHapusYA BAGUSS
BalasHapusWWOOWWW KKKEEERRREEENNN BBBAANNNGGGEETTT
BalasHapusBAGUSSSS
BalasHapusKEREN
BalasHapusWOOW KEREN SEKALI
BalasHapusBAGUSS SEKALII
BalasHapussangattt kerennn
BalasHapusbagus bangettttt
BalasHapusOMGGG KEREN BANGETTTT
BalasHapuskerennnn pollll
BalasHapuskeren
BalasHapusBAGUS BANGETTTTTTTTT
BalasHapusKERENNNNN
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus